Pernah terpikir bagaimana penyandang tunanetra bisa berjalan aman di tengah ramainya stasiun kereta?
Karena itu, fasilitas aksesibilitas seperti guiding block menjadi bagian penting untuk membantu penyandang tunanetra, agar dapat bergerak dengan lebih aman dan mandiri.
Guiding block untuk stasiun kereta tidak hanya berfungsi sebagai jalur pemandu, tetapi juga membantu pengguna mengenali arah berjalan, area peron, hingga titik peringatan tertentu.
Melalui artikel ini, Anda akan memahami fungsi guiding block di stasiun kereta, standar pemasangannya, hingga rekomendasi material yang cocok untuk area transportasi publik.
Mengapa Guiding Block Penting di Stasiun Kereta?
Seperti apa yang telah disinggung sebelumnya guiding block memiliki peran penting dalam membantu penyandang tunanetra berjalan lebih aman dan terarah di area stasiun kereta yang ramai.
Selain mendukung aksesibilitas disabilitas, guiding block juga membantu menciptakan kawasan stasiun yang lebih aman dan nyaman untuk semua pengguna.
Agar fungsinya lebih optimal, guiding block di stasiun kereta juga memiliki pola dan penggunaan yang berbeda sesuai kebutuhan setiap area.
Fungsi Guiding Block pada Area Stasiun Kereta

Adapun berikut adalah beberapa fungsi adanya guiding block di area stasiun kereta yang perlu Anda untuk ketahui:
Sebagai Penunjuk Arah Berjalan
Guiding block line (Go) berfungsi sebagai jalur penunjuk arah agar penyandang tunanetra dapat berjalan lebih aman dan terarah di area stasiun kereta. Pola garis memanjang membantu pengguna berjalan mengikuti jalur dengan aman menuju area tertentu.
Sebagai Tanda Peringatan
Guiding block dot (Stop) digunakan sebagai tanda peringatan pada area tertentu seperti tangga, persimpangan, peron, maupun jalur dengan potensi bahaya. Pola ini membantu pengguna lebih waspada saat berjalan di area tersebut.
Membantu Navigasi Menuju Fasilitas Penting
Keberadaan guiding block memudahkan pengguna menuju fasilitas penting di stasiun seperti loket tiket, ruang tunggu, pintu masuk, hingga area peron. Jalur tactile yang jelas membuat mobilitas pengguna menjadi lebih nyaman dan mandiri.
Mendukung Keamanan Area Pedestrian Stasiun
Area stasiun yang ramai membutuhkan jalur pedestrian yang aman dan mudah diakses. Karena itu, guiding block membantu mengurangi risiko salah arah sekaligus mendukung fasilitas transportasi publik yang ramah disabilitas.
Nah, jadi keberadaan guiding block di stasiun kereta begitu penting guna membantu menciptakan area stasiun yang lebih aman, nyaman, dan mudah diakses oleh penyandang disabilitas.
Apa itu Guiding Block? Kenali Pengertian dan Manfaatnya7 Februari 2026

Standar Pemasangan Guiding Block di Stasiun Kereta

Pemasangan guiding block di stasiun kereta tidak boleh dilakukan sembarangan karena menjadi bagian penting dari fasilitas aksesibilitas transportasi publik.
Adapun ketentuan tentang pemasangan guiding block sendiri mengacu pada Permen PUPR No. 14 Tahun 2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung dan PP Nomor 42 Tahun 2020 tentang Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas.
Jalur Harus Konsisten dan Tidak Terputus
Guiding block line sebaiknya dipasang secara lurus dan menyambung agar arah berjalan mudah dikenali pengguna. Jalur yang terputus dapat membingungkan dan mengurangi fungsi guiding block sebagai penunjuk arah pedestrian.
Guiding Block Tidak Boleh Terhalang
Pemasangan guiding block harus bebas dari hambatan seperti tiang, bangku, papan informasi, maupun barang penumpang. Jalur pedestrian yang terhalang dapat membahayakan pengguna saat berjalan di area stasiun.
Menggunakan Warna yang Kontras
Warna guiding block perlu dibuat kontras dengan permukaan lantai di sekitarnya agar lebih mudah dikenali, terutama bagi pengguna low vision. Karena itu, warna kuning sering digunakan pada area stasiun dan fasilitas publik.
Permukaan Harus Anti Slip
Area stasiun memiliki aktivitas tinggi dan cukup rawan licin, terutama saat hujan atau proses pembersihan lantai. Karena itu, guiding block sebaiknya menggunakan material anti slip agar tetap aman digunakan.
Pemasangan Mengikuti Arah Mobilitas Penumpang
Jalur guiding block perlu disesuaikan dengan alur pergerakan penumpang menuju area penting seperti loket, ruang tunggu, tangga, lift, dan peron. Tujuannya agar aksesibilitas stasiun menjadi lebih nyaman dan efektif digunakan.
Selain pemasangan yang tepat, pemilihan material guiding block juga penting agar area stasiun tetap aman, nyaman, dan tahan terhadap aktivitas pedestrian yang tinggi.
Material Guiding Block yang Cocok untuk Stasiun Kereta

Area stasiun kereta memiliki aktivitas pedestrian yang tinggi sehingga membutuhkan guiding block dengan material yang kuat, aman, dan tahan lama.
Berikut adalah rekomendasi material guiding block yang cocok dan umum digunakan di stasiun kereta api berdasarkan area penempatannya:
1. Stainless Steel
Guiding block stainless steel cocok digunakan pada area stasiun indoor maupun semi outdoor karena memiliki tampilan modern dan anti karat. Cocok untuk area peron terbuka (platform), halaman depan stasiun, jalur penghubung antar bangunan, dan area parkir stasiun.
2. Komposit
Guiding block komposit dikenal tahan terhadap perubahan cuaca dan penggunaan jangka panjang. Material ini cukup cocok untuk area stasiun outdoor yang sering terkena panas maupun hujan.
3. Beton
Material berbahan beton adalah pilihan standar paling ideal untuk area luar ruangan (outdoor) dan semi-luar ruangan di stasiun kereta api. Sangat kokoh menahan tekanan kaki ribuan orang per hari, hantaman roda koper, bahkan tidak pecah jika sesekali terlindas oleh kendaraan
4. Aluminium
Guiding block berbahan aluminium sangat cocok dan direkomendasikan untuk area dalam ruangan (indoor) stasiun kereta api, tetapi tidak disarankan untuk area luar ruangan (outdoor).
Tips Memilih Guiding Block untuk Area Stasiun Kereta
Material, tekstur, hingga keamanan permukaan perlu diperhatikan agar guiding block tetap nyaman dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Pilih Material yang Tahan Mobilitas Tinggi: Area stasiun membutuhkan guiding block dengan daya tahan yang baik terhadap pijakan dan aktivitas pedestrian yang padat. Material seperti stainless steel, aluminium, atau komposit biasanya lebih cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Gunakan Guiding Block Anti Slip: Permukaan anti slip penting untuk mengurangi risiko terpeleset, terutama pada area stasiun yang sering terkena hujan atau proses pembersihan lantai. Karena itu, pilih guiding block dengan tekstur yang tetap aman digunakan saat kondisi basah.
Pastikan Tekstur Tactile Jelas: Tekstur guiding block harus cukup terasa agar mudah dikenali oleh penyandang tunanetra menggunakan tongkat maupun pijakan kaki. Pola dot dan line yang jelas membantu pengguna mengikuti arah pedestrian dengan lebih nyaman.
Pilih Produk Sesuai Standar Aksesibilitas: Guiding block sebaiknya menggunakan produk yang sesuai standar aksesibilitas fasilitas publik agar fungsi jalur pemandu tetap optimal. Selain lebih aman, produk berkualitas juga biasanya lebih awet dan mudah dirawat.
Rekomendasi Guiding Block Berkualitas untuk Area Stasiun Kereta
Jika Anda sedang mencari guiding block untuk stasiun kereta atau fasilitas transportasi publik lainnya, penting memilih produk yang tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi juga sesuai standar aksesibilitas.
tactiledisabilitas.com menyediakan berbagai pilihan guiding block berkualitas dengan material yang dapat disesuaikan kebutuhan proyek, mulai dari stainless steel, aluminium, ubin beton, hingga material lainnya untuk area indoor maupun outdoor.
Selain menyediakan produk sesuai standar resmi, tim tactiledisabilitas.com juga siap membantu Anda menentukan jenis guiding block yang paling cocok berdasarkan lokasi pemasangan dan kebutuhan area stasiun.
Yuk konsultasikan kebutuhan guiding block proyek Anda secara gratis melalui WhatsApp bersama tim tactiledisabilitas.com dan temukan solusi guiding block yang tepat untuk area transportasi publik yang lebih aman dan aksesibel.