• Home
  • Artikel
  • Jangan Salah Pasang, Ini Perbedaan Guiding Block Dot dan Line

Jangan Salah Pasang, Ini Perbedaan Guiding Block Dot dan Line

Perbedaan guiding block dot dan line pada jalur difabel dan pedestrian

Guiding block atau tactile adalah ubin pemandu yang digunakan untuk membantu penyandang tuna netra berjalan di area publik atau fasilitas umum.

Tahukah Anda kalau guiding block terbagi menjadi dua jenis, yaitu guiding block dot dan guiding block line. Terlihat mirip, tapi kedua jenis guiding block tersebut memiliki fungsi yang berbeda, lho.

Nah, artikel ini akan membahas fungsi, penggunaan, hingga area pemasangan yang tepat untuk masing-masing jenis guiding block.      

Apa Bedanya Guiding Block Dot dan Line?

Perbedaan guiding block dot dan line terletak pada fungsi navigasi yang disampaikan melalui tekstur permukaannya. 

Secara fisik bisa kita lihat langsung dari bentuk permukaan guiding block dot memiliki pola bulat atau titik – titik. Sedangkan guiding block line menggunakan pola garis yang memanjang.

Karena kedua jenis guiding block tersebut memiliki fungsi yang berbeda, jadi jangan sampai salah dalam pemasangannya, agar tidak membahayakan pejalan tunanetra.

Oleh karena itu penting sekali untuk memahami perbedaannya termasuk fungsi dan di mana seharusnya tactile tersebut dipasang.

Fungsi Guiding Block Dot (Type Stop)

Guiding block dot sebagai tanda peringatan pada jalur difabel

Secara fisik bisa kita lihat dan rasakan kalau guiding block dengan type dot atau stop memiliki tekstur titik – titik pada permukaanya. 

Adapun fungsi utamanya sebagai pemberi peringatan akan adanya bahaya atau tanda berhenti (stop tile/warning block).

Pada saat tongkat atau telapak kaki pengguna merasakan tekstur guiding block type dot (Stop), itu menjadi isyarat untuk lebih berhati – hati atau bahkan berhenti sejenak guna memeriksa situasi di sekitar.

Fungsi Guiding Block Line (Type Go)

Guiding block line sebagai penunjuk arah jalur pedestrian

Kemudian untuk guiding block line atau Go memiliki tekstur menonjol berupa garis – garis lurus yang sejajar. Fungsinya itu sebagai penunjuk arah perjalanan (Go atau Go tile) bagi penyandang tunanetra. 

Ketika disentuh menggunakan tongkat atau dirasakan oleh kaki, pola garis tersebut memberikan petunjuk arah agar pengguna dapat berjalan dengan lebih aman serta terarah.

Setelah Anda memahami fungsi dari setiap jenis guiding block yang berbeda, kini saatnya untuk mengetahui di mana tempat seharunya untuk memasang tactile type dot dan line.

Kapan Guiding Block Dot dan Line Digunakan? 

Penggunaan guiding block dot dan line pada fasilitas umum

Jangan asal pasang! Karena guiding block dot dan line digunakan pada kondisi area yang berbeda. 

Oleh karena itu pemasangannya harus disesuaikan dengan kebutuhan jalur, agar informasi yang diterima pengguna tetap jelas serta mudah dipahami.

Area yang Menggunakan Guiding Block Dot

Tactile type dot (Stop) ini dipasang sebagai penanda untuk berhenti sejenak, lebih waspada, atau bersiap mengubah arah.

Sebelum Anak Tangga

Di depan pijakan pertama naik dan usai pijakan terakhir tangga turun. 

Titik Perubahan Jalur (Persimpangan) 

Di mana adanya titik temu antara jalur pemandu (type go/line) yang membelok, bercabang, atau berpotongan.

Tepi Peron Transportasi 

Batas aman berdiri sebelum rel kereta api, jalur busway, atau area naik turun penumpang.

Sebelum Zebra Cross

Di ujung trotoar yang berbatasan langsung dengan jalan raya tempat penyeberangan umum.

Pintu Keluar dan Masuk Utama

Di depan pintu masuk, menandai akses untuk masuk ke dalam gedung, toilet, atau lift.

Area yang terdapat rintangan

Misal di sekitar tiang listrik, pohon, atau fasilitas umum yang memotong jalur pejalan kaki.

Area yang Menggunakan Guiding Block Line

Sementara itu tactile paving type line (Go) digunakan pada area yang berfungsi sebagai jalur utama pejalan kaki. 

Jalur Trotoar dan Pedestrian Lurus

Di sepanjang jalur pejalan kaki baik di trotoar pun pedestrian yang bebas hambatan.

Koridor Fasilitas Umum

Di dalam gedung publik misal rumah sakit, sekolah, stasiun, hingga bandara.

Akses Penghubung Antar Gedung

Jalur penghubung antara fasilitas satu dengan yang lainnya.

Area akses menuju transportasi umum

Jalur pejalan kaki yang menuju tempat pemberhentian transportasi umum misal halte busway.

Area Minim Petunjuk Fisik

Area terbuka luas yang tidak memiliki dinding atau pembatas jalan sebagai panduan tongkat.

Agar fungsi tactile paving berjalan maksimal, guiding block line biasanya dipasang secara memanjang dan terhubung langsung dengan guiding block dot pada titik-titik tertentu. 

Dengan begitu, jalur difabel menjadi lebih aman, nyaman, dan mudah digunakan di berbagai fasilitas publik. 

Kenapa Pemasangan Guiding Block Tidak Boleh Sembarangan?

Sebagai tambahan informasi pemasangan guiding block tidak boleh sembarangan karena kesalahan pemasangan bisa berakibat fatal hingga membahayakan nyawa penyandang tunanetra.

Adapun di Indonesia sendiri, pemasangan guiding block atau tactile paving telah diatur dalam pedoman aksesibilitas fasilitas umum Permen PUPR No. 14/PRT/M/2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung.

Dalam pedoman tersebut dijelaskan bahwa tactile paving harus membantu pengguna mengenali arah jalur sekaligus memberikan tanda peringatan pada area tertentu.

Tips Memilih Guiding Block untuk Jalur Difabel

Ini penting sekali untuk dicermati, Anda harus menyelaraskan antara kepatuhan regulasi, keamanan pengguna, dan ketahanan material guiding block.

Adapun berikut adalah beberapa tips memilih guiding block yang perlu Anda perhatikan:

Pilih Material Sesuai Area Pemasangan(Indoor atau Outdoor): Untuk area outdoor, tactile berbahan ubin biasanya lebih cocok karena kuat dan tahan terhadap cuaca. Sementara itu, guiding block stainless steel lebih sering digunakan pada area indoor karena tampilannya lebih rapi dan modern.

Gunakan Permukaan Anti Slip(Tidak Licin): Permukaan guiding block sebaiknya memiliki tekstur anti slip agar tetap aman digunakan saat kondisi lantai basah. Hal ini penting terutama untuk area publik seperti fasilitas umum  yang memiliki aktivitas pejalan kaki cukup padat.

Wajib Memilih Warna Kontras (Kontras Visual): Guiding block umumnya menggunakan warna kuning atau jingga karena lebih mudah terlihat dan memiliki kontras yang jelas dengan permukaan lantai sekitar. Pemilihan warna ini membantu pengguna low vision mengenali jalur tactile paving dengan lebih mudah.

Sesuaikan dengan Standar Aksesibilitas: Dalam pemasangannya, guiding block perlu mengikuti standar aksesibilitas agar fungsi jalur difabel dapat berjalan dengan baik. Mulai dari arah jalur, pola guiding block dot dan line, hingga posisi pemasangan harus disesuaikan dengan kebutuhan area.

Pilih Supplier Guiding Block yang Berkualitas: Selain material dan desain, kualitas produk juga menjadi faktor penting. Pilih supplier guiding block yang menyediakan produk dengan spesifikasi jelas, material berkualitas, serta mampu menyesuaikan kebutuhan proyek.

Rekomendasi Guiding Block Berkualitas dari tactiledisabilitas.com 

Produk guiding block berkualitas untuk jalur difabel dan pedestrian

Nah, jika Anda sedang mencari guiding block untuk kebutuhan trotoar, fasilitas umum, rumah sakit, stasiun, sekolah, atau area pedestrian lainnya.

tactiledisabilitas.com adalah supplier terbaik yang menyediakan berbagai pilihan guiding block dengan material dan spesifikasi yang dapat disesuaikan dengan proyek Anda.

Material yang kami sediakan lengkap diantaranya guiding block stainless steel, aluminium, PVC/karet, komposit, hingga ubin/beton.  

Kalau Anda masih bingung, jangan ragu untuk segera konsultasikan kebutuhan guiding block Anda dengan tim kami melalui WhatsApp di nomor  0813 – 7799 – 0055.

Anda juga bisa membeli guiding block satuan lho, misal untuk sampel terlebih dulu. Yuk hubungi kami sekarang!

Butuh Guiding Block untuk Jalur Difabel?

Temukan berbagai pilihan guiding block berkualitas untuk trotoar, pedestrian, rumah sakit, hingga fasilitas umum dengan material yang tahan lama dan sesuai standar aksesibilitas.

Artikel Lainnya

Guiding block indoor pada mall modern dengan desain estetik

Pernah ngerasa kalau guiding block di mall terlihat terlalu mencolok dan kurang menyatu dengan desain interior? Padahal, ...

Guiding block pada area stasiun kereta untuk aksesibilitas disabilitas

Pernah terpikir bagaimana penyandang tunanetra bisa berjalan aman di tengah ramainya stasiun kereta? Karena itu, fasilitas aksesibilitas ...

Panduan Teknis Cara Pemasangan Guiding Block sesuai Material

Sebelumnya, sudah jelas bagaimana urutan pemasangan guiding block yang tepat. Namun, pertanyaannya, bagaimana cara pemasangan guiding block ...

Perawatan dan pemeliharaan guiding block pada area pedestrian agar tetap aman digunakan

Pernahkah Anda melihat guiding block mulai retak, terlepas, atau permukaannya menjadi licin? Kalau dibiarkan, kondisi ini bukan ...

Kami adalah perusahaan penyedia produk tactile berkualitas yang mendukung aksesibilitas dan keselamatan fasilitas publik. Tactile kami dirancang sesuai standar, kuat, presisi, dan tahan lama untuk berbagai kebutuhan proyek.

Copyright ©Tactile Disabilitas
by Futake Indonesia