Ukuran guiding block difabel

Anda mungkin sering melihat guiding block di trotoar/pedestrian, tapi tahukah Anda bahwa setiap detail ukuran pada guiding block memiliki arti penting bagi penyandang tunanetra?

Mari kita telaah lebih dalam mengapa ukuran yang tepat adalah kunci aksesibilitas yang sesungguhnya. Elemen sederhana namun krusial ini dikenal sebagai guiding block, atau ubin pemandu taktil.

Keberadaan jalur disabilitas ini adalah wujud nyata dari komitmen terhadap aksesibilitas, sebuah prinsip yang menjamin semua individu, termasuk penyandang disabilitas, dapat bergerak dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat secara mandiri dan aman.

Artikel ini akan membawa Anda memahami lebih dalam tentang satu aspek fundamental dari guiding block, yaitu ukuran tactile block, yang ternyata memiliki peran jauh lebih signifikan dari yang mungkin Anda bayangkan.

Apa Itu Guiding Block dan Mengapa Ukuran yang Tepat Itu Vital?

guiding block di trotoar

Guiding block adalah sistem permukaan tanah bertekstur yang dirancang untuk memberikan informasi kepada tunanetra melalui indra peraba pada kaki atau dengan bantuan tongkat. Tekstur yang berbeda memberikan arti yang berbeda, membantu mereka menavigasi lingkungan sekitar dengan lebih percaya diri dan aman.

Bayangkan betapa sulitnya berjalan di area yang tidak dikenal tanpa adanya panduan visual! Karena itulah, guiding block hadir sebagai “peta” taktil yang memungkinkan tunanetra untuk bergerak secara independen.

Namun, efektivitas guiding block sangat bergantung pada satu hal penting yaitu ukurannya. Ukuran yang tepat bukan sekadar preferensi estetika, melainkan kebutuhan fungsional.

Mengapa demikian?

  • Memberikan Informasi yang Jelas: Ukuran standar memastikan bahwa tekstur (garis atau titik) dapat dengan mudah dikenali dan diinterpretasikan. Jika ukuran terlalu kecil atau terlalu besar, pesan yang ingin disampaikan bisa kabur atau bahkan tidak terbaca.
  • Mencegah Kebingungan dan Bahaya: Ukuran yang tidak tepat atau tidak konsisten antar lokasi dapat menciptakan kebingungan bagi pengguna. Misalnya, jika ukuran dan jarak antar garis berbeda-beda, tunanetra mungkin kesulitan membedakan antara jalur lurus dan jalur peringatan, yang berpotensi menyebabkan tersesat atau bahkan terjatuh.
  • Kesesuaian dengan Standar Aksesibilitas: Di banyak negara, termasuk Indonesia, terdapat standar dan pedoman yang mengatur ukuran guiding block untuk memastikan efektivitas dan keseragaman. Mematuhi standar ukuran guiding block adalah langkah penting dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Karena itulah, guiding block bukan lagi pemandangan asing di berbagai ruang publik, seperti di:

  • Trotoar
  • Stasiun kereta api
  • Terminal
  • Bandara
  • Gedung perkantoran
  • Pusat perbelanjaan
  • Rumah sakit
  • Universitas

Di setiap lokasi ini, ukuran guiding block yang benar memainkan peran krusial dalam memastikan keamanan dan kemandirian penggunanya.

Mengenal Jenis-Jenis Guiding Block dan Ukuran Standarnya

guiding block line type

Untuk memenuhi berbagai kebutuhan navigasi, terdapat beberapa jenis guiding block berdasarkan pola dan peletakannya yang masing-masing memiliki ukuran standar tertentu:

Guiding Block Arah (Line Type)

Jenis ini memiliki permukaan dengan garis-garis timbul sejajar yang berfungsi sebagai penunjuk arah lurus. Pengguna dapat mengikuti jalur ini dengan meraba garis-garis tersebut menggunakan kaki atau tongkat mereka.

Lantas, berapa ukurannya?

Umumnya, guiding block arah memiliki ukuran 30 x 30 cm dengan ketebalan sekitar 5-7 mm (termasuk tinggi garis timbul). Lebar garis timbul biasanya berkisar antara 2-3 cm dengan jarak antar garis sekitar 4-6 cm. Konsistensi dalam ukuran ini sangat penting agar pengguna dapat merasakan dan mengikuti jalur dengan lancar.

Guiding Block Peringatan (Dot Type)

Guiding block peringatan memiliki permukaan dengan titik-titik timbul yang berfungsi untuk memberikan peringatan adanya potensi bahaya atau perubahan kondisi lingkungan, seperti adanya tangga, ramp, penyeberangan jalan, atau perubahan arah yang signifikan.

Ukuran Standar: Ukuran standar untuk guiding block peringatan juga umumnya 30 x 30 cm dengan ketebalan yang sama. Diameter titik timbul biasanya sekitar 1,5 – 2 cm dengan tinggi sekitar 5 mm. Jarak antar titik juga distandarkan untuk memudahkan identifikasi.

Guiding Block Belok/Percabangan

Jenis guiding block ini dirancang untuk menandakan adanya belokan atau percabangan jalur. Polanya bisa berupa kombinasi garis dan titik atau pola khusus lainnya.

Ukuran Standar: Ukurannya seringkali sama dengan jenis lainnya (30 x 30 cm), namun pola dan tata letak elemen taktilnya yang membedakannya. Standarisasi pola untuk belokan ke kanan, kiri, atau persimpangan sangat penting untuk menghindari kebingungan.

Penting untuk diingat bahwa konsistensi dalam ukuran guiding block dan pola di seluruh area adalah kunci utama keberhasilannya sebagai alat bantu navigasi. Perbedaan ukuran yang signifikan dapat membingungkan dan mengurangi efektivitasnya.

Mengapa Memahami Ukuran Guiding Block Itu Penting bagi Siapa Saja?

pentingnya guiding block

Memahami ukuran guiding block dan pentingnya dalam aksesibilitas bukan hanya relevan bagi penyandang disabilitas. Pengetahuan ini memiliki nilai bagi berbagai pihak:

  • Perencana Pembangunan dan Arsitek: Pemahaman yang baik tentang standar ukuran membantu mereka merancang ruang publik dan bangunan yang benar-benar inklusif sejak awal. Ini memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna.
  • Kontraktor dan Pelaksana Pembangunan: Mengetahui ukuran standar memastikan pemasangan guiding block dilakukan dengan benar, sesuai spesifikasi, dan efektif dalam fungsinya. Kesalahan dalam pemasangan, termasuk ukuran yang tidak tepat, dapat menghilangkan manfaat guiding block.
  • Pemerintah dan Pembuat Kebijakan: Pemahaman yang mendalam tentang pentingnya ukuran guiding block dapat mendorong pembuatan dan implementasi kebijakan aksesibilitas yang lebih efektif dan komprehensif.
  • Masyarakat Umum: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peran dan pentingnya guiding block, termasuk aspek ukurannya, akan menumbuhkan empati dan dukungan terhadap kebutuhan penyandang disabilitas. Hal ini juga mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih inklusif.

Dengan memahami betapa krusialnya ukuran guiding block, kita semua dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih aman, mandiri, dan setara bagi semua anggota masyarakat.

Mari Tingkatkan Kesadaran dan Ciptakan Ruang Publik yang Lebih Baik Bersama!

Informasi tentang ukuran guiding block adalah langkah awal yang penting dalam memahami dan mendukung aksesibilitas. Mari kita terus belajar dan meningkatkan kesadaran akan kebutuhan penyandang disabilitas. Bagikan artikel ini kepada orang-orang di sekitar Anda agar semakin banyak yang memahami betapa pentingnya detail-detail kecil seperti ukuran guiding block dalam menciptakan lingkungan yang inklusif.

Pelajari lebih lanjut tentang standar aksesibilitas dan berbagai solusi guiding block yang tersedia di website kami. Dengan pengetahuan yang tepat, kita dapat bersama-sama mewujudkan ruang publik yang lebih baik dan ramah bagi semua.

Apakah Anda memiliki pengalaman atau pertanyaan lebih lanjut tentang guiding block disabilitas? Jangan ragu untuk menghubungi kami dengan klik text Chat WhatApp ini

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *